Hari sudah hampir malam. Suasana sekolah juga sunyi senyap. Hanya ada seorang gadis bernama Via. Ia sedang mencari komiknya yang ketinggalan. Sekolah nampak lenggang dan, sangat seram!
Via melirik jam tangan birunya, sudah pukul 18:00. Berarti ia harus pulang, tapi komiknya belum ketemu. Ya sudahlah, Via cepat-cepat berlari menuruni tangga. Walau ia pemberani, tapi, kalo melihat suasana sekolah yang begini sepinya keder juga! Ia tidak menyangka, sekolah yang begitu akrab dengannya bisa berubah membuatnya jadi ketakutan.
Tak sengaja Via melihat sekilas gudang sekolahnya. Ia teringat, bahwa tadi ia disuruh membersihkan gudang bersama Sherliy, mungkin komik kesayangannya jatuh di gudang!!
Walau Via takut ia tak mau komiknya ketinggalan. Ayo Berani berani!! gak ada hantu koq!!, Via mengucapkan berulang kali pada dirinya agar tidak takut. Via masuk gudang dengan pelan-pelan. Jantungnya berdegup kencang.Via menyalakan lampu, Cahaya memasuki Gudang gelap itu. Via segera mencari komiknya. Ternyata komiknya ada di salah satu sudut lantai gudang tua itu. Via memungutnya, ia memutuskan untuk langsung pergi dari gudang sekolah. Tapi, ada sebuah cermin antik besar yang menarik perhatiannya.
"Tak mungkin cermin sebesar dan sebagus ini hanya digunakan untuk berkaca saja" Kata Via. Via berkaca di cermin cantik itu.., tapi.., ada yang aneh.., BAYANGAN VIA TIDAK ADA!!!
"Mana bayanganku???????..," Via kaget. Ia menengok, semua bayangan benda-benda di sekitarnya ada. Via jadi teringat Film 'Mirror'. Via menoleh kembali untuk memastikan apa bayangannya benar-benar tidak ada.
"lho.., itu kakiku??" Via melihat bayangannya dari kaki muncul. Namun..,
"TIDAK!!!!!!!! TIDAK!!!! " komik Via terjatuh, Via menghilang tanpa jejak
***
"jadi, cermin datar itu memantulkan bayangan. Kiri dan kanan jadi terbalik. Besar kecilnya sama dengan bayangan aslinya. Dhit!! jelaskan ciri-ciri sermin datar!!!" Bu Ratih langsung memberi pertanyaan pada Adhit yang tertidur dalam kelas.
"Aaapaa bu??..," Adhit tidak mengerti karena ia dari tadi tertidur.
"Karena kamu tidak mendengarkan penjelasan ibu, kamu dihukum!! Bersihkan gudang pada jam istirahat!!"
"Tapi bu??..,"
"Tidak ada tapi-tapian cepat kerjakan!!!!!!!!"
KRING!!!!!!
Bel berbunyi tanda istirahat.
"dhit, sekarang ke gudang!!" Kata Bu ratih lalu pergi keluar kelas.
"Dhit, aku bantu deh!!!" kata Ary.
"wah, Tumben!! Makaseh, Ri!! yuk ke gudang!! You're My Best Friend"
Kedua orang itu berjalan menuju gudang.
"Dhit, katanya di gudang ada cermin yang kalo kita ngaca bakalan menghilang" Cerita Ary
" Kamu percaya???" tanya Adhit
" gak juga sih, tapi aku mau ngecek sekalian di gudang" jawab Ary enteng.
"Pantesan Kamu mau bantuin aku!! jadi itu tho alasannya!!" cetus Adhit
"Tapi ada korbannya lhoo" Ary mengacuhkan ocehan Adhit," Itu lho si Via kan sekarang dah gak masu-masuk lagi kayaknya seh dia korban ketiga tahun ini"
" ah masa???? tau darimana lo??'
'ada deh!!!
Mereka lalu masuk pintu gudang. Adhit melihat sebuah komik yang tak asing baginya,
"loh?? bukannya itu komik Via???'' Kata Adhit sambil memungut komik itu. Via Riska Sekarini adalah nam pemilik bkomik itu. Via???
"katanya Via menghilang sejak pergi ke sekolah untuk mencari komiknya yang ketinggalan.., itu kan komiknya!!! Via???? kalo gitu apa ia???" Kata Ary terputus saat melihat Adhit termenung melihat bayangannya di cermin tua antik penuh debu.
"Ary.., aku rasa.., itu bukan bayanganku.., tapi bayangan Via...,!!!!!!!!" Adhit berteriak
maap, kalo rada gak nyambung. Kan dah dibilang aku emank gak tau gimana entar endingnya. Ada yang Tau?? komentarin yah!!!!! ato kirimin email ke Galz_temen@yahoo.co.id
Kamis, 14 Februari 2008
Langganan:
Postingan (Atom)





